J.P. Ellis Bicara Masa Depan e-Commerce Berbasis Service

By Steffi Teowira, 6 years ago

Bicara tentang bisnis internet dan momentum, ada dua tipe pergerakan: horizontal dan vertikal. Jika melihat dari segi horizontal, sebuah bisnis akan selalu punya momentumnya: apakah terlalu telat atau tepat waktu. Misalnya, seseorang berkata ia ingin membuka sebuah e-commerce C2C dan saya rasa itu sudah agak telat. Yang sejenis itu, seperti Tokopedia, Bukalapak sudah duluan ada tujuh, delapan tahun lalu. Sementara perusahaan seperti CekAja dan perusahaan transportasi dan logistik sedang mengisi kebutuhan yang muncul saat ini. Jadi kamu perlu bisa membaca timing pasar.

Untuk yang vertikal, kamu menciptakan sebuah pasar baru, sesuatu yang belum punya tuntutan dari pasar. Tipe ini jarang sekali kita temui di Indonesia. Untuk yang ini, selalu ada waktu untuk membangun sesuatu semacam itu. Untuk mereka yang ingin mendirikan startup, mereka harus tahu pasti garis pergerakan mana yang akan mereka tuju: apakah mereka harus peka terhadap momentum pasar atau menciptakan sesuatu yang sangat baru. Tidak ada waktu yang tepat atau tidak tepat untuk produk yang penuh kreativitas. 

Menurut Anda, apa yang diperlukan seseorang untuk bertahan dan sukses di dunia startup digital?

Kamu harus dapat berpikir dengan jernih, membaca dengan lingkup material yang luas, bersedia bekerja keras, dan fokus pada perjalanan kamu sendiri. Jangan membandingkan diri dan berkecil hati ketika kamu melihat perusahaan di kiri kanan. Daripada terlalu memusingkan ingin buru-buru launching, lebih baik pikirkan tentang apa yang kamu inginkan sebagai end game dan ciptakan produk yang sesuai.

Apa satu kebiasaan yang Anda sarankan untuk dipelihara bagi mereka yang ingin sukses seperti Anda?

Banyak membaca dan bijak mengenal diri sendiri. Kamu perlu paham betul tentang apa yang kamu inginkan dan tentang  dirimu sendiri. Ketika kamu membangun sebuah startup, kamu perlu meyakinkan staf dan pelanggan tentang visimu. Jika kamu sendiri tidak mengenal diri sendiri, bagaimana kamu bisa menjual impianmu pada orang lain?

Kira-kira buku semacam apa yang akan membantu untuk aspek ini?

Buku bisnis. Baca tentang Larry Ellison dan Oracle, tentang Bill Gates, Apple, dan semacamnya.

Apa yang bisa dilakukan seseorang untuk membuat Anda terkesan?

Jadi diri sendiri dan jangan kaku. Saya rasa hal ini adalah tanda-tanda kalau Anda percaya diri dan tahu apa yang Anda inginkan.

Kalau tadi yang membuat Anda terkesan, apa satu karakter yang menjadi dealbreaker bagi Anda?

Kurangnya rasa ingin tahu. Ini mungkin agak sulit untuk terdeteksi, namun jika seseorang tampak sinis, tidak antusias, saya rasa mereka tidak menarik.

Menurut Anda, mengapa Anda bisa berada di mana Anda berada sekarang? Apa yang terus mendorong Anda sampai ke posisi ini?

Rasa ingin tahu dan kegigihan saya. Saya tidak keberatan jika harus bekerja keras. Di samping itu, kehidupan personal saya. Banyak orang yang menganggap kalau kita perlu sejenis keseimbangan yang tepat untuk kehidupan kerja dan personal. Menurut saya, Anda bisa saja tidak punya keseimbangan itu, tapi yang penting Anda perlu punya pasangan yang dapat mengerti dan membantu Anda.


BACA JUGA:

Perjalanan Karir J.P. Ellis dari New York ke Hutan di Flores Hingga Jadi CEO CekAja.com
Dian Sonnerstedt Bicara Tantangan Go Digital Bagi Perusahaan Analog
Kiat Sukses di e-Commerce Menurut Hadi Wenas, CEO MatahariMall

Previous

Subscribe to our newsletter

Get latest tips for your career by subscribe to our newsletter



Read This Next



Tweets
Follow Us