6 Jenis Pekerjaan yang Ada di Bank

By Syahrina Pahlevi, 6 years ago
Perbankan merupakan salah satu bidang pekerjaan yang tidak pernah sepi peminatnya di Indonesia. Bidang yang satu ini juga merupakan salah satu incaran utama para pencari kerja dari berbagai latar belakang pendidikan. Karir di dunia perbankan banyak diminati karena memang memberikan penghasilan yang cukup baik dan juga jenjang karir yang menjanjikan.

Apakah Anda termasuk orang yang berminat untuk masuk ke dunia karir yang satu ini? Apakah Anda sudah tahu ingin melamar untuk posisi apa di bank? Atau jangan-jangan Anda malah belum tahu pasti apa saja jenis pekerjaan yang ada di dunia perbankan. Jika memang begitu, ini saatnya Anda mengintip enam jenis pekerjaan yang ada di bank.

 
1. Front Office
Posisi yang ini adalah salah satu ujung tombak di setiap bank, karena mereka adalah bagian yang berhadapan langsung dengan para nasabah. Posisi di bagian front office mencakup teller, staff penghimpun dana, staff jasa meliputi kliring, inkaso, transfer, pengiriman, customer service, dan juga phone banking officer.

Lihat daftar lowongan sebagai front office di bank, di sini.
 
2. Trade Finance Department
Posisi trade finance department biasanya terdiri dari staf bagian ekspor impor, garansi, pajak, dan lain-lain. Bagian ekspor terdiri penerima Letter of Credit (LC) dan juga negosiator LC. Sementara bagian impor biasanya meliputi bagian penerbit LC, pengelolaan data. Di dalam trade finance department juga ada bagian yang berurusan langsung dengan pajak, biasanya mereka berhubungan langsung dengan bagian impo, untuk mengurus pemberitahuan impor barang dan juga pembayaran pajak impor.

3. Business Promotion Department
Bagian business promotion department biasanya terdiri dari account officer atau disebut juga marketing officer yang bertugas melakukan pemasaran berbagai produk perbankan, terutama yang berhubungan dengan kredit. Karyawan di bagian ini harus bisa mengetahui dengan baik produk-produk kredit apa saja yang akan mereka tawarkan kepada nasabah.
 
4. Treasury Department
Tugas utama bagian treasury di bank adalah untuk menjaga likuiditas bank tersebut. Bagian treasury harus bisa memastikan bahwa bank memiliki kas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional perusahaan. Treasury di bank biasanya yerdiri dari tiga bagian yaitu risk taking unit, middle, dan back office.
 
Bagian risk taking unit merupakan satuan kerja yang sehari-hari bertugas, mencari dan menempatkan dana, dan memperdagangkan surat-surat berharga baik di pasar perdana mapun di pasar sekunder dalam rupiah maupun valuta asing. Bagian ini juga bertugas melakukan kegiatan penempatan dana jangka panjang dalam surat berharga seperti obligasi yang digolongkan sebagai kegiatan investasi.
 
Sementara itu di middle office terdapat staff manajemen risiko dan treasury administration yang bertugas mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko terutama risiko likiditas, risiko suku bunga, risiko nilai tukar, serta risiko lainnya yang terkait dengan semua kegiatan dan transaksi yang dilakukan di treasury department.
 
Sementara itu di bagian back office ada staff settlement yang bertugas untuk menyelesaikan administrasi, rekonsiliasi, memonitor transaksi, menyusun pelaporan semua transaksi yang dilakukan oleh bagian risk taking unit.
 
5. Loan Administration Department
Posisi ini bertugas untuk menanangani masalah administrasi kredit, portofolio kredit dan juga hukum. Loan administration department biasanya menerima pendaftaran/ permohonan kredit, menganalisa dan membantu permohonan kredit, menyiapkan dan melakukan realisasi kredit, memelihara dan menyimpan dokumen termasuk agunan kredit, mengawasi performance dan mengklarfikasi kredit, serta menyelesaikan kredit bermasalah. Di bagian ini selain terdapat petugas pengolah data dan administrasi pinjaman, terdapat juga bagian legal officer dan legal documentation.
 
6. Credit Analysis Department
Bagian ini merupakan bagian yang bertugas untuk menentukan layak tidaknya seorang nasabah mendapatkan fasilitas kredit dari bank. Biasanya berkaitan dengan permohonan kartu kredit dan juga terkait masalah batas kredit yang diberikan kepada pemohon kartu kredit.

Next

Subscribe to our newsletter

Get latest tips for your career by subscribe to our newsletter



Read This Next



Tweets
Follow Us