Lima Keuntungan Merasa Bosan di Tempat Kerja

By Steffi Teowira, 6 years ago
Banyak yang bilang kalau sekolah dan bekerja itu dua dunia yang berbeda, bahwa ketika Anda masuk ke dunia kerja, banyak hal baru yang akan Anda temui dan banyak hal yang akan berubah. Menurut kami, sebetulnya ada satu hal yang tetap berlaku di sekolah maupun di kantor. Ketika Anda masih di sekolah, jika Anda sedang bosan dan merenung di kelas, lalu seorang guru tiba-tiba menghampiri Anda, apa yang akan Anda lakukan? Tebakan kami, Anda pasti buru-buru berpura-pura sibuk.

Skenario yang sama juga berlaku di tempat kerja: Baik itu sembarang menulis sesuatu di buku pelajaran kewarganegaraan atau mengetik satu dua kata di halaman Excel yang baru dibuka, ketika guru atau bos lewat, Anda tidak ingin tertangkap basah tidak melakukan apa-apa dan merasa Anda harus buru-buru mencari kegiatan agar tampak sibuk. Memangnya apa yang salah dengan merasa bosan?

Kebosanan adalah kondisi di mana Anda kehilangan minat dan ketertarikan pada sesuatu (atau seseorang, tapi ini bukan waktunya curhat, ya). Tidak sedikit artikel atau self help talk yang mengajarkan Anda untuk menghindari kebosanan karena kebosanan umumnya diasosiasikan dengan kemalasan dan sifat pasif. Semuanya ini tidak bisa ditoleransi di dunia bisnis yang serba cepat dan mengagungkan produktivitas! Benarkah begitu? 

Berpikir atau berharap bahwa Anda tidak akan pernah bosan di tempat kerja sebenarnya tidak terlalu realistis, bahkan jika apa yang Anda lakukan adalah pekerjaan impian Anda. Kebosanan berkala dalam hidup maupun karier adalah sesuatu yang perlu diterima sebagai suatu kondisi yang lazim terjadi. Jika Anda melihatnya dari sudut padang lain, perasaan bosan sebenarnya bahkan memiliki efek positif yang bermanfaat bagi pertumbuhan karier dan diri Anda sebagai seorang individu.

1. Ledakan Kreativitas
Sebetulnya ketika Anda sedang diam merenung karena bosan, Anda sedang memberi ruang bagi otak Anda untuk mencipta dan berkreasi. Universitas Central Lancashire pernah mengadakan eksperimen mengenai korelasi antara kebosanan dan kreativitas. Para periset menemukan bahwa aktivitas pasif seperti merenung dan mimpi di siang bolong sebetulnya menstimulasi imajinasi dan kreativitas.

Ketika Anda terus-menerus sibuk dan banyak pikiran, Anda tidak punya waktu untuk membiarkan pikiran Anda berkelana, padahal kebosanan ini nanti dapat menghasilkan ide-ide menarik untuk tugas atau proyek Anda selanjutnya.

2. Anggap Sebagai Waktu Untuk Rileks
Sehari-hari Anda mengejar tenggat waktu, menulis berlembar-lembar laporan, menghadiri meeting, dan aktivitas lainnya. Jika Anda selalu dikelilingi kesibukan, kapan tubuh dan pikiran Anda punya untuk recharge? Saat kebosanan menyelipkan diri di tengah hari, coba tahan naluri Anda untuk mencari kegiatan. Anda tidak akan merasa bosan selamanya. Percayalah, ada titik saat Anda juga akan bosan merasa bosan. Lagipula, sedikit relaksasi dan istirahat toh terbukti memiliki efek positif terhadap produktivitas.

3. Anggap Sebagai Waktu Untuk Introspeksi Diri

Next

Subscribe to our newsletter

Get latest tips for your career by subscribe to our newsletter



Read This Next



Tweets
Follow Us