Jangan Buru-Buru Resign Jika Mengalami Enam Hal Ini

By Steffi Teowira, 5 years ago
Suatu hari di tempat kerja, karena satu hal dan lainnya, terbersit niat untuk keluar di benak Anda. Semakin dipikirkan, semakin kuat pula niat ini. Namun sebelum menuju kantor atasan untuk mengundurkan diri, beri artikel ini waktu beberapa menit untuk meyakinkan Anda agar tidak membuat keputusan terlalu cepat atau yang hanya berdasar emosi sesaat.

Tentu saja ada alasan-alasan khusus seperti pelecehan atau kekerasan yang sama sekali tidak boleh ditoleransi. Namun jika alasan Anda ada di dalam daftar ini, coba pertimbangkan lagi keputusan Anda, ya?

1. Terlalu banyak pekerjaan
Ketika Anda terus ditimbun tugas sampai berefek negatif pada waktu dan kesehatan Anda, memang ingin rasanya keluar saja saat itu juga. Walau begitu, ketahuilah kalau di pekerjaan baru Anda, kemungkinan besar Anda akan mengalami hal yang sama.

Anda tidak perlu merana dalam diam sampai mempertimbangkan untuk resign. Kuncinya di sini adalah komunikasi. Anda boleh saja menolak tugas yang tiada henti dilimpahkan pada Anda asal Anda tahu cara mengkomunikasikannya dengan baik. Jangan ragu juga untuk memanfaatkan hari cuti Anda untuk meringankan tekanan kerja sehari-hari.

2. Anda bosan
Mirip seperti poin di atas, apapun yang Anda lakukan, bahkan jika itu adalah pekerjaan impian Anda, lazim jika sesekali Anda merasa bosan. Kebosanan bahkan punya keuntungan tersendiri untuk karier Anda. Tentu saja Anda seharusnya menikmati pekerjaan Anda, tapi coba dipikir-pikir dulu. Tentu tidak setiap hari Anda merasa frustrasi karena kebosanan, bukan? Mungkin saja kebetulan proyek saat ini tidak sesuai dengan minat Anda atau tidak cukup menantang.

Jika begitu, coba minta tanggung jawab lebih atau lirik peluang untuk promosi. Ada waktu luang? Tanyakan pada rekan kubikel sebelah atau departemen lain jika ada yang bisa Anda bantu. Anggap saja sebagai kesempatan belajar keahlian ekstra dan menemukan minat baru.

3. Drama kantor
Perkara hubungan dengan rekan kerja memang kadang agak pelik: tidak dekat salah, dekat juga bisa salah, apalagi kalau tersandung drama kantor. Serangan gosip dan konflik dengan kolega mungkin membuat Anda mulai gerah dan melirik pintu keluar. 

Next

Subscribe to our newsletter

Get latest tips for your career by subscribe to our newsletter



Read This Next



Tweets
Follow Us