Belajar Startup Digital Bersama CEO Muda Tyovan Ari

By Steffi Teowira, 5 years ago

Di usia yang masih tergolong sangat muda, Tyovan Ari telah membangun sejumlah startup sukses yang berambisi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Salah satunya adalah Bahaso yang bertujuan mendongkrak pembelajaran bahasa asing. Berbekal pengalaman yang kaya dan sudut pandang unik generasi muda Indonesia, Tyovan Ari bicara tentang tantangan-tantangan yang dihadapi startup lokal dan prediksinya untuk sektor tersebut di masa depan.

Setujukah Anda dengan pandangan bahwa startup identik dengan dan mungkin hanya cocok untuk kaum milenial dan profesional muda? 

Menurut saya menurut saya generasi lebih tua juga bisa memulai karier di dunia startup. Semua orang punya kesempatan yang sama. Bedanya generasi milenial punya waktu dan kesempatan lebih banyak untuk mengeksplorasi peluang di luar. Sementara, generasi lebih tua mungkin sudah berkeluarga dan punya banyak hal lain yang perlu dipikirkan. Karena itu di banyak startup kita melihat rata-rata staf yang masih muda, yang masih fresh, yang fokusnya masih hanya di kariernya.

Saya sering bilang ke teman-teman, kalau mereka mau memulai sebuah startup, mulailah sedini mungkin. Karena masa-masa mencicipi kegagalan itu sebaiknya dirasakan ketika masih muda. Karena itu, ketika masih muda, jangan takut untuk mengambil risiko.

Apa Anda pribadi akan mendukung mereka yang masih bersekolah untuk meniru jalan karier Anda dan memulai bisnis di usia tersebut?

Saya sangat mendukung generasi muda yang ingin merintis bisnis, tapi yang selalu saya tekankan adalah kalau mau memulai bisnis atau usaha, jangan jadikan kekayaan sebagai target. Karena jika mereka menjadikan materi sebagai tujuan, bisa jadi suatu hari mereka akan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Jika apa yang mereka lakukan bukan untuk kebaikan orang-orang sekitar atau untuk menjawab suatu permasalahan, ya, tidak ada artinya.

Tech startup kini telah masuk ke berbagai aspek dalam hidup. Contohnya, Gojek dan transportasi, Bahaso dan proses belajar bahasa asing. Menurut Anda, ke arah mana lagi tech startup akan berkembang?

Perkembangan tech startup di Indonesia itu masih tergolong berada di tahap awal dan kesempatan di depan masih sangat besar. 10 tahun lagi mungkin baru bisa benar-benar terasa pengaruh luar biasa dari sektor ini. Ke depannya, saya rasa semua lini kehidupan akan bersandar pada teknologi. Sekarang saja, hal sekecil seperti mencari makanan, mencari tempat tinggal juga menggunakan teknologi. Karena itu, ke depannya peluangnya akan sangat besar.

Bagaimana dengan sebaliknya? Apakah Anda rasa ada aspek hidup yang tidak akan atau sulit tersentuh teknologi terutama di Indonesia?

Kalau di Indonesia, sebetulnya semua bidang bisa disentuh teknologi, bahkan yang kesannya sulit, seperti politik. Tapi menurut saya, kadang teknologi ini menghilangkan kontak dan kedekatan antar manusia, jadi teknologi tidak akan bisa menggantikan itu. Mungkin teknologi bisa meningkatkan kualitas komunikasi sebagai sarana penghubung, tapi hubungan interpersonal itu sendiri tidak akan tergantikan. Rasanya tetap akan beda.


Next

Subscribe to our newsletter

Get latest tips for your career by subscribe to our newsletter



Read This Next



Tweets
Follow Us